Kita patut bersyukur kepada Tuhan jika tahun ini masih bisa merayakan natal bersama dengan anak istri, teman dan saudara. Cara yang paling indah untuk memasuki natal adalah dengan sikap bersyukur atas semua nikmat dan berkat yang Tuhan telah limpahkan dalam kehidupan ini. Begitu besak kasih Allah yang telah kita rasakan. Kekuatan dalam menghadapi pencobaan, rejeki ditengah krisis ekonomi, kesempatan untuk melayani dan persoalan yang mendewasakan iman. Itu semua telah membuat tahun 2008 menjadi tahun penuh kenangan. Marilah kita meninggalkan 2008 dengan tertawa bahagia dan menghadapi 2009 dengan senyum pengharapan. SELAMAT NATAL 2008 DAN TAHUN BARU 2009









