HATI YANG BAIK
“If you haven’t any charity in your heart, you have the worst kind of heart trouble. ~Bob Hope
Jika di dalam hati anda tidak ada niat untuk melakukan kebaikan, kemungkinan besar anda memiliki persoalan hati yang paling buruk.”
Saya setuju dengan perkataan yang mengatakan bahwa seburuk buruknya orang pasti ada kebaikannya, dan sebaik baiknya orang pasti ada keburukannya. Manusia lahir dengan benih ilahi dalam DNAnya. Karena manusia diciptakan menurut gambar dan teladan Allah. Inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan yang lainya. Pada waktu Allah selesai menciptakan makluk yang lain di atas bumi ini semuanya sangat baik namun ketika Ia selesai menciptakan manusia, Allah sendiri mengatakan bahwa kondisi manusia sungguh amat sangat baik.
Itulah sebabnya dari sononya memang manusia telah membawa benih kebaikan. Manusia itu telah diptakan dengan kodrat yang baik supaya bisa berbuat baik.Allah sang pencipta sering disebut sebagai Yang Maha Baik. Dan sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Baik, kita juga dituntut untuk bisa menjadi agen kebaikan di atas bumi. Itulah sebabnya Allah selalu memberikan hadiah kepada mereka yang berbuat baik dan marah kepada mereka yang berbuat jahat
Alasanaya memang masuk akal, dimana ada umat manusia disitulah diperlukan kebaikan. Selalu ada dua kelompok manusia, yaitu kelompok yang memerlukan kebaikan dan kelompok yang ingin melakukan kebaikan. Coba langkahkan kakimu seratus meter dari rumah dan pandang sekelilingmu. Berapa banyak orang yang membutuhkan kebaikan saudara. si Munajat yang baru kena PHK, Si Made yang sakit tumor paru paru, Yakobus yang ditinggal selingkuh istrinya, Si Frankky yang baru keluar dari penjara. Belum lagi opa Martin yang terlantar dan oma Widaayati yang baru ditinggal mati suami. Dan masih banyak yang lainnya yang tidak saya sebutkan.
Program televisi yang saya sukai berjudul TOLONG. Dalam program ini selalu dikisahkan seorang yang sedang benar benar membutuhkan kebaikan dari orang lain. Asda seorang ibu yang sedang membutuhkan uang untuk membayar sekolah anaknya. Uang yang diperlukan memang tidak banyak, hanya dua puluh ribu rupiah. Dalam keadaan terjepit, sang ibu harus menjual kain jarit untuk bisa melunasi uang sekolah anaknya. Ternyata sang ibu harus bekerja keras lebih dari sembilan jam untuk menemukan orang baik hati yang mau menolong sesamanya yang sedang membutuhkan pertolongan. Tidak semua orang mau menolong sesamanya. Alasannya sederhana, mereke sendiri masih memerlukan pertolongan.
Meskipun dalam diri setiap insan ada niat untuk berbuat baik, namun tidak setiap niat itu terlaksana menjadi tindakan kebaikan. Banyak orang yang sering berbicara tentang kebaikan dan bahkan mengajarkan kebaikan, tetapi giliran suruh berbuat baik, mereka selalu mencari alasan untuk menghindar. Para imam dan ahli kitab yang sedang menuju kota Yeriko tidak mau menolong orang malang yang sedang terkapar sekarat karena baru dirampok dan terluka. Pengemis buta yang bernama Bertemius dimarahi oleh para murid ketika ia berteriak teriak minta pertolongan Tuhan Yesus. Di jaman sekarangpun kita bisa menjumpai orang orang yang tega memeras orang yang sedang mengalami nasib kurang baik, padahal mereka seharusnya menolong mereka yang lemah, yang tersisih dan yang kurang beruntung. Tidak sedikit manusia yang kelihatannya baik, namun justru tega mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain.
Nampaknya kita semua harus sering sering melakukan pengecekan hati. Masih adakah niat untuk berbuat baik kepada sesama? Masih adakah keinginan untuk menolong mereka yang sedang susah? Ketika niat berbuat baik dalam hati sudah mati, maka kita sedang memasuki wilayah kehidupan yang berbahaya. Alkitab mengajarkan bahwa semua yang baik berasal dari hati yang baik. Jadi ketika tidak ada lagi kehendak untuk berbuat baik, maka kemungkinan besar hati kita sedang mengalami persoalan sakit hati. Itu bisa disebabkan oleh kemarahan, putus asa, kekcewaan dan kepahitan yang lama tersimpan. Bagi Anda yang sedang mengalami hal ini, segeralah melakukan penyembuhan batin supaya bisa menikmati kehidupan. Anda diciptakan oleh Tuhan untuk berbuat baik. Ketidak mampuan melakukan kebaikan bisa mencuri potensi hidup anda.
Orang yang bahagia adalah mereka yang melakukan kebaikan.










