20 Dec, 2009

UNTUK ISTRIKU, IBU DARI KETIGA ANAKU “SELAMAT HARI IBU”

Diisi Oleh : Paulus W. Pada Kategory: Renungan

(Diambil dari email-Luoisa)
Bila dahaga, yang susukan aku…..ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku….ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut….Ibu
Bila bangun tidur, aku cari….ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ….ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati….ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah….ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya….ibu
Bila nakal, yang memarahi aku….ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma….ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah….ibu
Bila takut, yang menenangkan aku….ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk….ibu

Aku selalu teringatkan ….ibu
Bila sedih, aku mesti telepon….ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu…. .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil… “ibuuuuu! ”
Bila sakit, orang paling risau adalah….ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga….ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku….ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau…. ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. …ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu memberi bekal…..ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku….ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku…ibu
Yang selalu memuji aku….ibu
Yang selalu menasihati aku….ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan. ….ibu

Aku ada pasangan hidup sendiri….
Bila senang, aku cari….pasanganku
Bila sedih, aku cari….ibu
Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada….pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada….ibu
Bila bahagia, aku peluk erat…..pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat…..ibuku
Bila ingin berlibur, aku bawa….pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah….ibu
Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu…aku cuma dapat ucapkan “Selamat Hari Ibu”
Selalu.. aku ingat pasanganku
Selalu.. ibu ingat aku
Setiap saat… aku akan telepon pasanganku
Entah kapan… aku ingin telepon ibu
Selalu…aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan… aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan:
“Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja…. masih ingatkah kau pada ibu?
tidak banyak yang ibu inginkan… hanya dengan menyapa ibupun cukuplah”.

Berderai air mata jika kita mendengarnya. ……..
Tapi kalau ibu sudah tiada……. …
IBUUUU…RINDU IBU…. RINDU SEKALI….
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya….
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya…..
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya…..
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya…… .
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya…..
dan akhir sekali berapa banyak yang men-DOA-kan ibunya……

Jika kamu menyayangi ibumu, “forward”kanlah website ini kepada sahabat-sahabat anda.

Bookmark and Share

04 Dec, 2009

Untuk Putriku

Diisi Oleh : Paulus W. Pada Kategory: Cerita| Kata - Kata Bijak

Tadi pagi papa membeli sepuluh tangkai mawar merah untuk Mama. Dan ini bukan kali pertama papa lakukan. Kalian mungkin bertanya dalam hati ”mengapa papa memberikan bunga mawar untuk mama?” Papa melakukannya karena percaya Mama akan menyukainya. Ternyata sudah lama mama menunggu hadiah semacam itu, cuma tidak berani atau malu mengatakannya kepada papa. Baru akhir akhir ini papa menemukan kesukaan wanita yang paling papa cintai.

Ada pelajaran penting yang bisa kita petik dibalik kisah yang papa sebutkan. Pertama, menemukan bahasa cinta itu penting dalam rangka menjaga romantika kehidupan. Sejak papa menikah dengan mama, papa belum pernah membeli bunga mawar buat mama, karena tidak tahu bahwa itu sangat berarti. Sampai suatu saat mama mengatakan bahwa ia sangat menyukai mawar merah dan bunga sedap malam. Pertama kali papa membeli bunga buat mama itu bulan lalu tanggal 4 November 2009. Saat itu papa berada di kota Ambon. Dengan diam diam papa minta om Tomy membeli bunga mawar buat mama. Papa terkejut karena ada sebuah pesan balik yang ditulis oleh mama lewat skype dengan kalimat seperti ini ” sudah 22 tahun saya menunggu hal seperti ini”. Hati papa bergetar ketika membaca kata kata itu. Seandainya papa tahu dari dulu, pasti sudah ada ribuan tangkai mawar merah yang buat mama

Ketahuilah bahwa 22 tahun itu sangat lama untuk menanti, ini adalah sebuah kebodohan yang tidak boleh terulang. Seharusnya waktu masa pacaran papa sudah menemukan apa yang menjadi kesukaan mama. Terkadang pertengkaran yang terjadi hanya disebabkan oleh masalah komunikasi yang tidak nyambung lantaran perbedaan bahasa kasih. Memahami bahasa kasih itu sangat penting untuk menghindari salah paham dan pertengkaran. Nanti kalau kalian telah menemukan teman hidup, jangan lupa untuk mengenali bahasa cinta pasangan hidupmu. Untuk menemukan bahasa cinta, selain mengamati dan mempelajari prilaku pasangan hidupmu, jangan malu bertanya langsung kepadanya apa kesukaannya. Kalian tidak perlu malu ketika suamimu bertanya apa bahasa cintamu.

Kedua, bahasa cinta setiap orang berbeda. Kalian harus mengerti prinsip ini. Bahasa cinta kalian bertiga itu sangat berdeda. Timy adikmu yang ganteng itu sangat suka dibelikan hadiah. Masih ingat ketika dia ingin dibelikan mainan di Takashimaya? Bagi Timy bahasa cintanya adalah hadiah. Menurut papa, bahasa cinta Debie itu perkataan verbal yang berisi peneguhan dan pujian. Sedangkan Irine bahasa cintanya lebih banyak ke hadiah dan waktu kebersamaan. Terus terang, papa masih belum tahu persis bahasa cintanya Si hitam manis itu. Setahu papa ketika papa membelikan notebook Irene sangat menyukainya.

Ketiga, kebaikan kecil bisa memperkaya cintakasih. Papa tidak pernah menyangka betapa bahagianya mama ketika melihat bunga mawar itu. Dari sorot mata dan raut wajah mama, papa tahu ada sesuatu yang terjadi di dalam hatinya. Kalian tahu berapa harga mawar itu? Satu tangkai hanya lima ribu rupiah, namun bagi mama nilainya tidak terhingga. Nilai pemberian ada ditangan sipenerimanya. Kebaikan kecil yang diberikan tepat pada waktunya akan memberikan makna yang besar kepada sipenerimanya. Papa mengamati, hari itu mama sangat bahagia karena telah menerima bunga dengan makna ”kamu sangat penting dan berharga.” Dan makna itu juga berada di benak sipenerima bukan sipemberi. Masih ingatkah kalian waktu papa membelikan parfum dari Sydney? Buat papa itu adalah sesuatu yang mahal, bagi kalian belum tentu dimaknai seperti itu. Sebaliknya kalian pernah membuatkan secangkir kopi buat papa, bagi papa itu adalah sebuah kebaikan yang tidak pernah akan dilupakan.

Doa papa, kiranya tulisan ini akan mempersiapkan kalian menjadi makluk Tuhan yang berbahagia ketika memasuki dunia pernikahan. Tidak semua orang bahagia dalam pernikahan mereka, karena gagal memahami satu dengan yang lain. Persiapkan dirimu mulai dari sekarang supaya tidak kaget waktu menghadapi perbedaan. Pernikahan yang sukses menuntut jatuh cinta berkali kali kepada orang yang sama. Dan untuk jatuh cinta berkali kali diperlukan pengampunan dan kasih karunia dari Tuhan. SELAMAT MENCOBA

Bookmark and Share

22 Nov, 2009

MEMBUANG MANUSIA LAMA

Diisi Oleh : Paulus W. Pada Kategory: Artikel| Renungan

MEMBUANG MANUSIA LAMA

 

He who rejects change is the architect of decay.  The only human institution which rejects progress is the cemetery.  ~Harold Wilson

 

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. (Efesus 4:21-28)

 

Salah satu cara untuk mengalami pembaharuan dalam hati adalah dengan membuang manusia lama yang menjerumuskan manusia kepada kesesatan dan kebinasaan. Apa susahnya membuang manusia lama? Inilah yang menjadi titik persoalannya. Kata yang dipakai dalam bahasa aslinya adalah apothesthai  to put away. Gambaran yang paling jelas adalah seorang  yang sedang menanggalkan jubah atau pakaian.  Kelakuan atau behavior kita ini digambarkan seperti jubah atau pakaian yang menyatu dengan kita.  

Tidak semua orang menyukai pakaian yang baru. Terkadang ada yang lebih menyukai pakaian lamanya dari pada yang baru karena alsan kenyamanan. Tidak terlalu sulit melihat contoh kenenaran ini. Istri saya mempunya baju tidur kesayangan yang sudah sobek karena termakan oleh waktu. Begitu sayangnya dengan baju kesukaan itu  meskipun sudah ketinggalan jaman, dia tetap memakainya.

 

Demikianlah dengan kebiasaan manusia yang sudah menyatu menjadi sikap hidup. Rasanya sulit untuk bisa mengubah sebuah kebiasaan yang sudah menjadi bagian hidup bertahun tahun lamanya. Ibarat benang yang sudah ditenun menjadi kain, begitu sulit untuk melepaskannya satu persatu. Hari ini kita sudah berjanji dihadapan istri  untuk berubah, ternyata perbuatan yang sama terulang lagi untuk bertahun tahun lamanya.  Untuk mengubah sikap, dibutuhkan perubahan cara berfikir lebih dahulu.  Jika pola pikir yang lama masih bercokol, maka pikiran pikiran yang baru sulit sekali bekerja dan memberi dampak dalam hidup ini. Istilah alkitabnya adalah “anggur yang baru tidak bisa ditampung di kirbat yang lama.” All changes, even the most longed for, have their melancholy; for what we leave behind us is a part of ourselves; we must die to one life before we can enter another.  ~Anatole France

 

Seorang ibu yang bijak dalam merawat kesehatan bayinya sudah tahu bagaimana caranya mengganti popok. Sebelum memakaikan popok yang baru, ia akan menanggalkan popok yang lama dan membersihkan kotoran yang menempel ditubuh. Jika popok yang baru langsung dipakaikan diatas popok yang lama, maka yang baru akan ikut bau dan kotor. Gambaran ini sangat  mudah untuk dicerna dan diterapkan. Untuk mendapatkan yang baru, kita harus rela membuang yang lama.  Jika tidak maka yang baru tidak akan berfungsi.

 

Kita semua mengalami sulitnya berubah dalam pola pikir. Meskipun kita mendengar kebenaran setiap hari, membaca Firman, mendengarkan khotbah atau ikut kelompok pemahaman Alkitab, jika pikiran lama kita tidak ditanggalkan maka kita tidak akan mengalami perubahan prilaku.  Hasilnya adalah kemandegan hidup yang menjemukan.  Tidak adanya perubahan adalah simbol kematian. Growth is the only evidence of life.  ~John Henry Newman, Apologia pro vita sua, 1864

 

Menanggalkan pola pikir yang lama berarti kita tidak akan  menggunakan konsep palsu yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Yang saya maksudkan dengan konsep palsu adalah kebohongan kebohongan yang kita percayai.  Kita mendapatkan konsep itu dari pengalaman, orang tua, guru atau teman. Jika anda berfikir bahwa nilai diri anda sangat dipengaruhi oleh harta miliki yang berharga mahal, maka anda sedang mempercayai kebohongan yang dihembuskan oleh gaya hidup materialists.  Jika anda merasa lebih berharga dengan menggendarai mobil BMW, dibanding tetangga yang menggendarai sepeda motor Yamaha, Anda sudah termakan oleh bujukan si Iblis. Saya bertemu dengan begitu banyak pria yang telah mengorbankan kehidupan rohaninya dan bahkan kehidupan rumah tangganya gara gara mengejar karir dan jabatan. Prilaku itu dijiwai oleh keyakinan yang mengatakan “jati diri saya sangat dipengaruhi oleh kedudukan dan jabatan”. Tidak heran jika orang orang ini pada akhirnya terobsesi untuk mendapatkan kedudukan.

 

Mengoreksi kelakuan tanpa mengubah cara berfikir itu sia sia. Selama pola pikir tidak berubah, kelakuanpun tidak akan berubah. Para koruptor itu tidak akan bertobat jika mereka tidak pernah menyadari bahwa korupsi adalah sebuah tindakan perampokan.  Mereka melakukan tindakan yang korup karena selama ini mereka tinggal di sebuah system yang memang membiarkan tindakan itu terjadi. Lambat laun mereka menagkap kesan bahwa kosrupsi is ok, karena hampir semua temannya melakukannya dan sistem mendukungnya. Terbiasa melakukan kesalahan dengan banyak orang bisa membuat kesalahan menjadi tindakan yang dianggap wajar dan bahkan benar.

 

Rasul Paulus mengharuskan setiap jemaatnya untuk menanggalkan manusia lama. Ini berarti bukan sebuah pilihan, tetapi kewajiban.  Sebab itu tanggalkanlah manusia lama dengan pola kehidupan lama yang sedang dirusakkan oleh keinginan-keinginannya yang menyesatkan. Hendaklah hati dan pikiranmu dibaharui seluruhnya. Hendaklah kalian hidup sebagai manusia baru yang diciptakan menurut pola Allah; yaitu dengan tabiat yang benar, lurus dan suci. (Efesus 4:22-24)

Manusia lama harus ditinggalkan, karena arahnya sudah jelas, yaitu kebinasaan. Pembaharuan pola pikir tidak bisa dilakukan setengah setengah. Itulah sebabnya pikiran dan hati harus dibaharui secara total, bukan tambal sulam.  Kalau Firman Tuhan memerintahkan, berati kita akan diberi kemampuan untuk melakukannya.

 

 

Bookmark and Share

09 Nov, 2009

BEBAS DARI KESERAKAHAN

Diisi Oleh : Paulus W. Pada Kategory: Artikel| Cerita

Keserakahan adalah musuh kemanusiaan. Itulah sebabnya semua agama mengajar umatnya untuk menjauhkan diri dari sifat tamak atau loba. Dampak negatif dari ketamakan memang sangat menghancurkan. Saya membaca sebuah artikel yang menjelaskan bahwa setiap hari ada sekitar tiga puluh ribu anak yang mati karena kelaparan atau penyakit yang berkaitan dengan kemiskinan. Mereka adalah masyarakat awam yang telah menjadi korban eksploitasi dari oknum oknum yang serakah. Dampak negatif keserakahan bahkan bisa menghancurkan hubungan keluarga, pertemanan dan pelayanan. Oleh karena itu Alkitab mengajak kita sekalian untuk membebaskan diri dari sikap buruk yang satu ini.

Kata serakah yang dalam bahasa Yunaninya adalah plenosias artinya keinginan yang tidak bisa dikontrol atau inordinate desire. Semua keserakahan dimulai dari keinginan untuk memiliki lebih. Landasan utamanya adalah khawatir kalau tidak cukup.  Bagi orang serakah tidak ada istilah cukup. Seorang menggambarkan keserakahan itu seperti iblis yang punya mulut kecil degan perut yang sangat besar. Kebanyakan orang yang erakah adalah orang yang sudah tergolong “punya”. Mereka sudah punya gaji, kedudukan, jabatan namun masih juga tega mengeruk keuntungan dengan cara yang haram. Coba simak surat kabar atau media elektronik yang lainnya. Orang orang yang diburu oleh KPK (Komisi Pembrantasan Korupsi) adalah mereka yang tergolong sudah mapan hidupnya. Saya tida pernah melihat ada pemulung di kejar kejar polisi atau KPK gara gara tersangkut masalah korupsi.

Firman Tuhan banyak menggambarkan bahwa yang namanya ketamakan itu adalah akar dari segala kejahatan. Bukan hanya tamak akan uang, tetapi juga tamak kedudukan, gila hormat, gila pangkat, dll. Karena itu kita harus berani menengok hati kita masing masing, jika masih ada benih keserakahan dalam hati, sebaiknya segera disingkirkan. Manusia lahir dengan kemampuan untuk percaya, sekaligus menjadi serakah dan yang tinggal paling lama dalam diri adalah sikap serakah. Sikap ini mamang sudah menjadi bahaya laten yang perlu diwaspadai. Jika ia masuk di system pemeritahan, maka yang muncul adalah tikus tikus negara mulai dari koruptor kelas teri hingga perampok kelas kakap. Kalau ketamakan merasuk dalam dunia pelayanan, ia bisa menghancurkan nama baik, merusak reputasi dan nama Tuhan tidak dipermuliakan. Jika keserakahan masuk dalam rumah tagga, ia bisa menghancurkan keutuhan rumah tangga, mentelantarkan anak istri dan mencemari hubungan.

Pertanyaannya adalah “bagaimana caranya seorang anak manusia bisa benar benar bebas dari sifat serakah”? Tidak terlalu sulit bagi mereka yang benar benar mau terbebas. Cukup dengan mengubah cara pandang kita terhadap harta benda, maka kita bisa terbebas dari segala ketamakan dan kejahatan yang menyertainya. Salah satunya adalah dengan melakukan reposisi hati. Kalau dulu hati kita dikuasai oleh harta, maka sudah saatnya hati kita yang menguasai harta. Lalu apa tandanya jika sorang sudah benar benar bisa menguasai hartanya? Belajarah seperti nabi Ayub. Ketika semua harta bendanya ludes di sambar petir dan dijarah orang, ia berlutut sambil mengatakan “Aku lahir dengan telanjang aku kembali dengan telanjang juga. Tuhan yang memberi, Tuhan pula yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan. Selamat mencoba.

Bookmark and Share

06 Nov, 2009

Apa Yang Anda Bisa lakukan Dengan Uang 57 Cent?

Diisi Oleh : Paulus W. Pada Kategory: Cerita

Seorang anak perempuan berdiri didekat sebuah gereja kecil, ia tidak bisa memasukinya karena gereja itu “terlalu sesak.”

”Aku tidak bisa ikut Sekolah Minggu,” ia berkata sembari terisak-isak kepada sang pendeta yang menemuinya.

Melihat kelusuhannya, penampilannya yang kumal, sang pendeta sudah menduga apa masalahnya dan, ia memegang tangan anak perempuan itu, membawanya masuk kedalam gereja, dan mengambil tempat duduk bagi anak itu untuk mengikuti kelas Sekolah Minggu. Anak itu sangat gembira karena ia bisa berada di sekolah Minggu, dan malam itu ia beranjak tidur dengan memikirkan anak-anak lainnya yang tidak mendapat tempat untuk menyembah Yesus.

Sekitar dua tahun kemudian, anak perempuan itu ditemukan mati di sebuah bangunan kontrakan yang miskin. Orang tuanya memanggil sang pendeta yang baik hati itu yang telah berteman dengan anak mereka untuk memimpin upacara penguburan anak tersebut.


Ketika mayat anak perempuan itu dipindahkan, sebuah dompet berwarna merah yang lusuh dan kumal yang mungkin dia pungut dari sebuah tempat sampah ditemukan.


Didalamnya terdapat uang 57 sen dan sebuah catatan, coretan tangan khas seorang anak, bunyinya: “Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil itu supaya menjadi lebih besar supaya ada semakin banyak anak yang dapat pergi ke Sekolah Minggu.”


Selama dua tahun ia telah menabung persembahan kasih itu.


Ketika sang pendeta membaca catatan itu dengan berlinang air mata, ia seketika mengetahui apa yang seharusnya ia lakukan. Dengan membawa catatan dan dompet merah itu dihadapan jemaatnya, ia menceritakan cerita tentang kasih dan kesetiaan anak perempuan yang tidak mementingkan dirinya sendiri itu.


Ia menantang para diakennya untuk bekerja keras dan mengumpulkan cukup uang untuk bangunan yang lebih besar.

Tetapi cerita ini tidak berakhir disitu saja ….

Sebuah koran mendengar cerita itu dan menerbitkannya. Cerita itu kemudian dibaca juga oleh seorang pengusaha perumahan yang kaya raya yang kemudian menawarkan kepada gereja tersebut sebidang tanah yang berharga ribuan dollar.


Ketika ia diberitahu bahwa gereja tersebut tidak mempunyai uang sebanyak itu untuk membayar tanah yang ditawarkannya, ia kemudian menawarkan untuk menjual kepada gereja kecil itu seharga 57 sen saja.

Para jemaat gereja berhasil mengumpulkan sumbangan yang sangat banyak. Cek datang dari mana-mana.

Selama lima tahun kemudian, pemberian anak perempuan itu telah meningkat menjadi sebanyak $250,000.00—sebuah jumlah yang sangat banyak waktu itu (hampir ketika abad berganti). Kasihnya yang tidak egois itu telah menghasilkan demikian banyak keuntungan.

Jika anda berada di kota Philadelphia , sempatkanlah untuk melihat Gereja Temple Baptist, sebuah gereja dengan kapasitas tempat duduk bagi 3.300 orang. Dan pastikan juga anda mengunjungi Universitas Temple, dimana ratusan mahasiswa belajar.

Lihatlah juga Rumah Sakit Good Samaritan dan juga sebuah gedung Sekolah Minggu yang dapat menaungi ratusan anak-anak, dibangun supaya tidak ada anak di wilayah itu yang harus berdiri diluar gereja karena tidak bisa mengikuti Sekolah Minggu.

Di salah satu ruangan dari gedung-gedung tersebut ada sebuah gambar wajah manis anak perempuan yang memberikan uang 75 sen itu, yang telah menabung dengan begitu banyak pengorbanan, yang juga telah membuat sebuah sejarah yang begitu luar biasa. Disampingnya adalah sebuah foto dari pendetanya yang baik hati, Dr. Russell H. Conwell, penulis buku, ‘Acres of Diamonds’.

Ini adalah sebuah kisah nyata, yang menunjukkan APA YANG TUHAN BISA PERBUAT DENGAN UANG 57 SEN.


Bookmark and Share

Categories

 

March 2010
S M T W T F S
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

RSS KATA BIJAK

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

TULIS KESAKSIAN ANDA

Jika anda diberkati melalui program Making Life Better, tulis kesaksian anda untuk memberkati pendengar MLB di seluruh Indonesia.

Choose Your Language


 

.

Miliki CD nya Sekarang Juga

Making Life Better adalah program radio berdurasi 15 menit yang membahas masalah masalah keseharian yang terjadi dalam kehidupan. Dalam program ini juga ada kesaksian kesaksian pendengar yang bisa menjadi berkat bagi orang lain. Sudah ada jutaan pendengar yang diberkati oleh program ini. Anda bisa mendengarkan program ini di Radio Jaringan Dian Mandiri yang tersebar diseluruh Indonesia. Program ini juga disiarkan oleh HCJB World Radio Australia dan BIBLE VOICE di Libanon

Menemukan Hidup Yang Berarti Malapetaka Selingkuh
Judul Buku Judul Buku

 
JUMPA PENDENGAR DI ALOR. Direncanakan akan diadakan acara JUMPA PENDENGAR di Kalabahi Alor pada Bulan Agustus tanggal 29. Kami mengundang semua sahabat yang berada di Alor untuk menghadiri acara tersebut. RDM Alor telah menjadi berkat bagi para sahabat kita di pulau kenari ini.
     
 
Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada anda yang sedang berulang tahun hari ini. Kiranya berkat Tuhan akan menyertai anda.



DAPATKAN BUKUNYA SEGERA

Kalahkan Khawatir Dengan 5B (Rp. 30.000) Kuasa Melakukan Kebaikan (Rp. 30.000) Salon Kecantikan Jiwa (Rp. 30.000) PESAN LEWAT EMAIL DI: INFO@PAULUSWIRATNO.COM

FACEBOOK

Subscribe

BERLANGGANGAN KATA BIJAK

Anda bisa berlangganan kata bijak dengan mengetik: REG NASEHAT Kirim 9333