“Lebih baik sesuap nasi disertai ketentraman, daripada makanan lezat berlimpah- limpah disertai pertengkaran.”
Kalimat di atas nampak sepele, sederhana dan kurang diperhatikan. Padahal manfaatnya luar biasa bagi kehidupan. Menurut pengamatan saya pribadi, banyaknya pertengkaran rumah tabgga tangga yang berujung pada perceraian atau kekerasan, sangat berhubungan erat dengan nasehat nabi Soleman. Seorang ibu pernah berucap “Buat istri, yang penting rumah tangga aman, dan bahagia biarpun suamiku seorang pemulung yang penting dia mencintai dan menafkahi lahir batin. Apa untungnya menjadi seorang istri konglomerat, tetapi selalu makan hati karena ditinggal selingkuh dan ditelantarkan secara emosi?” Baca Selengkapnya









