Keserakahan memang seperti virus, ia ada dimana mana. Keserakahan lebih berbahaya dari HIV/AIDS atau sel kanker. Negeri ini carut-marut karena perilaku serakah yang sudah merasuki setiap lini kehidupan. Mulai dari tingkat pusat hingga tingkat RT/RW. Ketika keserakahan berpasangan dengan aji mumpung, maka lahirlah generasi koruptor yang tidak tahu diri. Bayangkan saja, sampai hari ini masih ada 58.000 kasus korupsi yang belum tertangani. Tidak heran jika ratusan triliun uang negara raib. Lalu yang menderita adalah rakyat miskin yang jumlahnya melebihi 30 juta dan terus bertambah setiap tahunnya.
Saya usul kepada Bapak SBY supaya segera membentuk KPK baru, bukan Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi Komisi Pemberantasan Keserakahan. Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang yang lahir dari rasa tidak cukup. Mereka yang dihinggapi virus serakah akan melakukan apa saja demi memenuhi nafsu serakahnya. Itulah sebabnya biasanya keserakahan berpasangan dengan kecemaran, kebohongan, percabulan, dan bahkan pembunuhan. Di mana ada keserakahan di situlah akan muncul penindasan, kemiskinan dan penderitaan.









