Penjahat akan minum racun pembawa bencana, ia akan mati olehnya seperti digigit ular berbisa. Tak akan ia menikmati minyak zaitun yang berlimpah, ataupun susu dan madu yang bertumpah ruah. Segala labanya harus dikembalikannya; hasil usahanya tak akan dinikmatinya. Sebab ia menindas dan menterlantarkan orang yang tak punya; ia merampas rumah- rumah yang tidak dibangunnya.
Ayub 20:14-20
Yang namanya keserakahan memang bersahabat erat dengan pendindasan. Demi memenuhi nafsu ingin memiliki lebih banyak, orang tega menipu, memeras, menyiksa, bahkan menghabisi nyawa sesamanya. Lihat saja tanyangan layar kaca, berapa banyak berita penggusuran tanah atas nama pembangunan dan tata kota. Pedagang kaki lima yang harus kehilangan tempat cari nafkah kerena lokasi jualan akan dibangun shopping center yang hanya menguntungkan segelintir orang. Dan mereka adalah para konglomerat yang senang mengambil keuntungan orang yang melarat. Seorang ibu pedagang sayur di Makasar protes polisi pamong praja sambil melepas baju dan telanjang dada karena marah dan merasa terhina. Mata pencahariannya di habisi dan masa depannya menjadi tidak menentu. Baca Selengkapnya









