Kalimat yang diucapkan bapak Reinhard Bonke itu menemplak aku secara pribadi. Jantung ini seakan berhenti dan mata rohani seakan terbuka. Ruangan konferensei tiba tiba sunyi, tidak banyak hamba Tuhan yang menyahut “amen.” Namun demikian suara hati ini bergemuruh. Belum pernah aku mendengar kalimat yang cukup tajam diucapkan oleh hamba Tuhan yang begitu berani. Ia mengucapkannya […]









