LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

BELAJAR DARI IBU SEWOTY

Updated: Feb 6, 2019

Ibu Sewoty memang terkenal suka ngomongin orang. Mungkin karena rumahnya berlokasi di Gang Beo, Kelurahan Ngerumpi. Dimana ada ibu yang satu ini dijamin pasti ramai dan meriah. Khususnya saat acara arisan IWAPI (Ikatan Wanita Penggosip Indonesia). Mereka paling senang ngomongin diri sendiri, mulai dari tas model baru sampai suami baru. Dari masalah pribadi hingga urusan dalam negeri. Setelah kehabisan topik tentang diri sendiri, langsung ganti mebicarakan orang lain. Yang anehnya yang dibicarakan adalah mereka yang dianggap mengganggu stabilitas zona rasa aman.


Ibu Rosa paling getol ngomingin tetangga barunya yang dianggap jorok, kumuh dan kampungan. Kehadiran keluarga Harno yang tinggal tepat di samping kanan telah mengganggu privasinya. Konon mobil pak Harno menjadi salah satu penyebabnya. Ibu Sewoty dadanya nyesek dan kepala pusing setiap kali melihat tetangganya yang baru naik Kijang Inova warna hitam keluaran terakhir. Maklum sudah bertahun tahun ia tidak bisa membeli mobil baru, malu dengan tetangga manakala keluar belanja dengan menaiki mobil suzuki Cary.


Entah kenapa ibu dua anak ini tidak bisa ngerem lidahnya setiap kali melihat tetangganya jemur pakaian. Selalu sewot ngomelin ibu Harno "orang kaya kok jorok. Jadi isteri itu modalnya suka bersih. Masak cuci pakaian saja tidak becus. Nyuci macam apa itu, semua masih kelihatan kotor." Suatu pagi pak Harno meminta pembantunya membersihkan rumah, mulai lantai hingga semua jendela kaca. Memang sudah lama kaca rumah sangat kotor karena pembantu cuti lebaran.


Ada yang mengejutkan pada hari Sabtu pagi. Tepat saat makan pagi, ibu Sewoty melihat tetangganya jemur pakaian. Ia terkejut, pakaiannya yang dijemur kelihatan bersih dan rapi tidak seperti biasanya. Tanpa pikir panjang ia langsung nyeletuk "begitu dong ibuk, jadi isteri harus bersih. Tumben cuciannya sekarang bersih." Mendengar kata kata sarkastik itu suaminya langsung marah "jangan bilang begitu, yang kotor bukan pakaiannya tetapi kaca jendela kita, kemarin baru dibersihkan oleh pembantu, makanya sekarang kelihatan bersih. Makanya hati hati kalau bicara. Mari kita belajar dari pengalaman di atas.


125 views