• Paulus Wiratno

BELAJAR MENERIMA KEKALAHAN

Pertandingan sudah usai. Gemuruh sorak sorai tidak lagi terdengar gaungnya seperti kemarin. Saat yang dinanti telah tiba. Mendengar hasil akhir perolehan suara. Bersiaplah menghadapi kenyataan; kalau tidak kalah pasti menang. Keduanya adalah bagian dari irama kehidupan.


Kalah atau tidak terpilih bukan akhir dari segalanya. Sama seperti pertandingan sepak bola, kalah menang itu biasa. Pertanding menjadi sangat menarik karena ada yang kalah dan yang menang. Itulah esensi sebuah pertandingan, yaitu mencari siapa yang kalah dan siapa yang menang. Tidak mungkin kedua team selalu nenang atau kalah.


Kedewasaan sering diukur dari sikap kita menerima kenyataan hidup. Mereka yang bisa menerima kenyataan dengan lapang dada, -akan dianugerahi kekuatan dan kedamaian hati. Orang bilang kebahagiaan hidup datang saat anda bisa menerima kenyataan hidup.

Mengingkari kekalahan adalah kegagalan. Buntutnya bisa menjadi panjang. Seorang pecundang sulit mengakui kekalahan. Untuk itu mereka akan berusaha mencari kambing hitam demi mencari alasan yang bisa menentramkan hatinya. Dengan mencari kambing hitam, muka bisa diselamatkan dan kemenangan masih bisa jadi ‘bayangan’ yang menjanjikan.


Namun sayang seribu kali sayang, mengingkari kegagalan justru akan membuat kita terus gagal. Karena mereka yang tidak mengakui kesalahan tidak akan pernah belajar dari kesalahan. Mereka yang tidak mau tahu dengan kelemahan tidak akan pernah memaksimalkan kekuatannya.


Belajarlah dari para pemenang, mereka adalah orang yang pernah kalah atau gagal. Namun demikian mereka sangat bijak dalam mengelola kekalahan. Bagi seorang pemenang, kekalahan adalah vitamin atau obat kuat yang bisa dijadikan suplemen untuk masa depan.


Belajarlah dari anak yang sedang belajar jalan. Saat jatuh bangun lagi, jatuh lagi bangun lagi. Apa jadinya jika saat jatuh tidak mau bangun lagi? Mungkin tidak akan pernah berjalan sampai hari ini. Seorang pemenang selalu berusaha bangun saat terjatuh. Seorang pecundang, tidak mau bangun saat terjatuh, kemudian mencari kambing hitam selama hidup.




143 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com