LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

BERHENTI MELAYANI TUHAN

Berhenti saja melayani jika sudah tidak ada hati. Jangan paksakan diri gara gara takut kehilangan gengsi atau harga diri. Melayani adalah masalah hati bukan posisi, dasi atau nasi. Melayani itu berkorban bukan bayaran, menghamba bukan jadi raja.



Untuk apa melayani jika hati ini penuh kepahitan. Bukankah pelayanan harusnya memberi makna kehidupan? Untuk apa tumpang tangan jika hati dipenuhi dengan kecemburuan. Tanggalkan kemarahan dan dendam, karena keduanya bisa menyumbat urapan.


Tahukan Anda jika mimbar bisa menjadi panggung sandiwara? Mengajar kasih sayang namun hati dipenuhi dengan kebencian. Minggu pakai jubah kesucian hari senen pergi ke rumah selingkuhan. Di depan umat wajah berseri, di rumah mendengar caci maki. Kita semua harus sering sering cuci hati.


Mari bersihkan hati sebelum membagikan isi kitab suci. Arti beribadah adalah memberi. To serve is to give not to get. Jika ada benih niat mencuri kemuliaan Allah lewat pelayanan, sebaiknya segera dibuang dari hati. Jangan sampai kita dilempari kotoran sapi seperti para imam dalam kitab Maleakhi.

204 views