LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

BERKAT PENCERAHAN

Salah satu berkat yang diterima oleh orang saleh adalah ‘dilimpahi hikmat Allah’.  Seperti yang tertulis salam kitab Mazmur 112:3 “Unto the upright there ariseth light in the darkness: He is gracious, and merciful, and righteous.”  Terang bersinar dalam kegelapan bagi orang jujur, bagi orang yang adil, pengasih dan penyayang.

Kata yang diterjemahkan sebagai terang adalah . אוֹר ’or, kata ini menunjuk pada terang atau tubuh yang bercahaya dari makluk sorgawi. (it is used primarily to refer to light from heavenly bodies). Wajah Nabi Musa berseinar selesai berjuma dengan Allah di dalam tenda pertemuan. Allah mengirim ‘tiang api’ sebagai petunjuk umat Israel di waktu malam. Yesus mengatakan bahwa kita semua yang percaya kepadanya harus menjadi ‘terang dunia’.


Orang yang menerima terang atau pencerahan tidak akan kekurangan hikmat.  Itulah sebabnya orang yang takut akan Allah dan gemar membaca dan melakukan Firman Allah tidak akan kekurangan hikmat Allah. Karena kasih dan anugerah Allah selalu menyertai mereka. Itulah sebabnya mereka selalu memiliki jalan keluar saat dikelilingi dengan jalan buntu. Mereka tidak akan kekurangan akal untuk menyelesaikan persoalan. 


Yusuf diberi hikmat untuk menafsirkan mimpi. Ia juga diberi solusi untuk menyelesaikan masalah kekurangan pangan akibat kemarau panjang. Daud mendatangi Goliat atas nama Allah bukan atas nama batu kali. Daniel memilih untuk tidak menajiskan dirinya dengan budaya orang fasik. Hikmat datang saat kita memiliki rasa takut akan Allah. Karena takut akan Allah adalah awal dari segala pengetahuan.


Wajah orang saleh lebih terang dibanding dengan fajah orang fasik. Lihatlah wajah Stefanus saat dirajam batu, ada kemuliaan yang bersinar dari wajahnya. Mereka yang banyak hikmat ada sukacita di wajahnya. Karena semua masalah pasti akan diubah menjadi berkah. Umat Israel melihat wajah Musa bercahaya selesai berjumpa dengan Allah di tenda pertemuan.  Tidak mungkin kita bisa menjadi terang kalau menjauh dari sumber terang. 

Berbahagialah mereka yang dekat dengan sumber terang, karena sebentar lagi wajahmu pasti akan memantulkan cahaya. Cara paling mudah hidup sebagai terang dan garam adalah hidup dalamkebenaran firman Tuhan. Tidak lebih dan tidak kurang. Hanya mereka yang hidup saleh yang bisa menerangi dirinya sendiri dan menjadi penuntun bagi orang lain.






35 views