• Paulus Wiratno

DOMBA TAK BERGEMBALA

Siapa sesungguhnya yang disebut oleh Yesus sebagai ‘sheep without sheeperd’? Mengapa mereka sealalu menyedot perhatian ilahi? Jangan kaget jika kelompok ini masuk dalam golongan VVIP alias sangat penting bagi Allah. Tidak heran jika sorga akan mengerahkan segala kekuatan untuk menolong mereka.


THE HUNGRY

Kelompok pertama yang masuk dalam golongan ‘domba tak bergembala’ adalah mereka yang ‘haus dan lapar’ baik secara fisik mapun rohani. Melihat ribuan orang yang lapar, Yesus langsung berkata ‘berk mereka makan’. Sejenak para murid protes dengan sedikit emosi. “Gaji setahun untuk beli makan orang banyak? Suruh saja mereka beli sendiri sendiri, supaya tidak bikin repot kami.” Sebuah reaksi manusiawi. Nampak sekali jika para murid tidak punya mata rohani seperti gurunya. Bagi mereka ‘kelaparan’ adalah persoalan, bagi Yesus, kelaparan adalah kesempatan. “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” Mat.5:6


THE NEEDY

Kelompok kedua yang masuk dalam golongan ‘domba tak bergembala’ adalah mereka yang sedang mengharapkan pertolongan dan mujizat dari Allah. Apapun yang sudah mereka usahakan tidak memberi hasil. Segala upaya terkesan sia sia. Pupus harapan dan hilang asa. Yang ada di benar merka hanya sayu kata ‘ya nasib ya nasib’. Wanita penderita kanker rahin yang mangalami pendarahan langsung mengalamj kesembuhan saat menjamah ujinh jubah-Nya. Mengapa? Yesus tidak pernah menahan kuasa-Nya untuk menyembuhkan mereka yang tidak berdaya menolong dirinya sendiri.


THE HURT

Inilah kelompok ‘luka hati’ yang sering menyendiri hidup dalam sepi. Nyanyian mereka ‘lebih baik sakit gigi daripada sakit hati’. Kelompo ini ada di setiap sudut kota atau desa. Konominium mewah atau gubuk derita. Mereka sulit mengampuni dan tenggelam dalam dendam. Mereka tidak menyadari jika luka batin itu bisa mendatangkan stroke, kanker dan kematian. Kaum gembala masuk dalam kategori ini. Karena profesi, merek masuk bangsa kelas 2, tertolak dan dicirigai. Mereka tidak boleh memberi kesaksian di pengadilan dan sering dipandang sebelah mata oleh orang Yahudi. Namun kepada kaum inilah berita sukacita dan nyanyian sorga diperdengarkan. Tuhan melawat mereka yang tersakiti.


THR LOST

Mereka bagaikan anak anak yang terhilang merindukan jalan pulang. Namun sayang, mereka tidak tahu bagaimana caranya dipulihkan. Mereka mengembara dalam pencarian makna, memcari jati diri dan berhuru kebahagiaan. Seringkali mereka jadi korban penipuan, ajaran sesat atau dibutakan oleh harta, tahta, dan wanita. Syukurlah, Allah mau turun ke dalam dunia untuk memberi hidayah kepada umatnya. Yang datang dari sorga pasti tahu jalan menuju sorga. Makanya dengarkan pengakuan-Nya “Akulah jalan, kebenaran dan hidup...” Joy to the world the Lord has come.


0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com