• Paulus Wiratno

HIDUP MENGANDALKAN TUHAN

Sudah dikatakan, kalau mau hidup bahagia “Andalkanlah Tuhan, dan jangan mengandalkan kekuatan manusial”. Anda bilang saya sudah mengandalkan Tuhan tetapi mengapa perjalanan hidup saya masih dipenuhi dengan derita? Coba dievaluasi kembali cara berpikir selama ini. Bagaimana bisa bilang saya mengandalkan Tuhan jika tidak pernah berdoa dan minta pertolongan dari Tuhan? Bukti bahwa saya sedang mengandalkan Allah, setiap hari melibatkan Tuhan dalam setiap urusan, bahkan hal yang paling kecil dan mampu saya lakukan sendiri, saya masih permisi dan memberitahukan Tuhan.


Anda berkata “aku berserah pada Allah” tetapi saat menghadapi fitnah kedua telinga langsung memerah dan mengucapkan kata kata penuh amarah. Yang namanya berserah itu berarti membiarkan Allah mengatur dan menuntun setiap langkah. Termasuk membiarkan Dia memberikan pembelaan dan pembalasan terhadap setiap permusuhan yang sedang kita hadapi. Bagian anda hanya mengampuni, itulah perintah-Nya. Soal pembalasan itulah bagain-Nya. Jika kita yang melipat tangan, Allah akan membuka tangan. Sebaliknya jika kita yang membuka tangan saat itulah Tuhan akan melibat tangan.


Dengan mulut mengaku “Aku orang beriman” tetapi sering mbolos dari kebaktian demi mencari uang tambahan. Bahkan lupa membaca Firman karena sibuk dengan mencari income. Bahaimana bisa bahagia, kalau aturan yang sederhana saja diremehkan? Bukti bahwa saya sedang mengandalkan Tuhan, saya akan mencari Allah dan kebenarannya. Karena saya tahu bahwa yang lain lain pasti akan ditambahkan. Bukankah sudah dibilang, kita tidak bisa melayami Tuhan dan uang bersamaan?


Kebahagiaan dan sukacita hidup yang sejati hanya datang dari Tuhan sang Pemilik Kehidupan. Kebahagiaan yang datang dari barang fana sifatnya sementara. Uang datang dan pergi demikian juga kekayaan bisa lenyap dalam hitungan jam. Pangkat dan jabatan hanyalah hanyalah kepercayaan yang singgah dalam kehidupan. Maka jika manusia mengandalkan kebahagiaan pada hala hal yang sementara, pasti akan kecewa dan kebahagiaannya bersifat sementara. Marilah kita mengandalkan Tuhan yang kekal dan abadi. Kebahagiaan daro sorga tidak pernah bisa hilang jika kita mengandalkan Allah yang kekal dan hidup selama lama-Nya.



23 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com