• Paulus Wiratno

HUBUNGAN DAN UMUR PANJANG

Hasil penelitian Harvard University selama 75 tahun terhadap ribuan alumninya patut dijadikan rujukan untuk kita semua yang ingin hidup bahagia, sehat dan umur panjang. Menurut Dr Robert Waldinger dalam cara TedTalk, “Mereka yang memiliki kualitas hubungan atau sosialita yang baik mengalami kesehatan lebih baik, dan lebih bahagia. Bukan hanya itu, hubungan yang baik juga menjaga kinerja otak dengan baik. Sebaliknya ‘lonliness’ atau rasa kesepian telah membuat manusia tidak bahagia, mudah sakit dan mati lebih cepat.


Sangat menarik untuk disimak, ternyata faktor penyebab kebahagiaan yang paling utama bukan karena kaya uang, pangkat, jabatan atau popularitas, tetapi karena kaya hubungan. Untuk itu diperlukan kejujuran bagi kita semua dalam melihat apakah kita memiliki hubungan yang berkualitas? Karena kualitas hidup pernikahan, pelayanan, pekerejaan, tergantung dari kualitas hubungan. Mereka yang pandai membangun dan menjaga hubungan dengan pasangan, akan diganjar dengan kebahagiaan dalam pernikahan. Mereka yang pintar membangun hubungan dengan rekan, atau sahabat akan diberkahi dengan umur panjang.


Manusia pertama Adam dan Hawa bisa berumur panjang sampai 930 tahun. Saya berani berspekulasi, Adam dan Hawa memiliki hubungan yang sangat bagus. Tidak ada konflik dengan pihak ketiga, tidak ada masalah dengan mertua, karena mereka tidak punya mertua. Hawa tidak takut suaminya selingkuh. Mau selingkuh dengan siapa? Waktu itu hanya mereka berdua dan Tuhan saja. Mereka juga tidak pernah stress karena mikirin tagihan listrik atau angsuran rumah. Jadi asumsi saya hubungan baik antara Adam dan Tuhan, dan istrinya yang sangat mempengaruhi kesehatan, kebahagiaan dan umur panjang. Semoga asumsi ini benar, jika salah nanti kita bertanya kepada mereka saat berjumpa di sorga.


Lalu pelajaran apa yang bisa kita petik dari hasil penelitian Harvard University? Jangan pernah mengorbankan hubungan hanya demi uang. Karena tidak ada artinya punya uang banyak tetapi hubungan hancur berantakan. Lihatnlah miliuner yang akhirnya bunuh diri gara gara merasa tidak dicintai lagi.


Kematian miliarder asal Rusia Scot Young menimbulkan kesan horor bagi banyak orang. Young meninggal tertusuk pagar besi, setelah loncat terjatuh dari lantai empat penthouse miliknya. Scott Young berhasil mengumpulkan sebagian besar kekayaannya dari bisnis properti. Tetapi, kemudian dia mengalami permasalahan keuangan yang begitu rumit. Michele, mantan istrinya, menuntut harta gono-gini saat perceraian pada 2006. Setelah 11 tahun pernikahan, Michelle mengajukan tuntutan senilai 400 juta pound sterlling yang ia klaim disembunyikan mantan suaminya. Apa artinya harta jika tidak ada lagi cinta dalam pernikahan?


Mari belajar dari The King of Pop, Micahel Jackson. Pria berbakat yang pernah menjadi idola pecinta lagu pop sedunia mengakhiri hidupnya karena over dosis. Pada tanggal 25 Juni 2009, ia meninggal dunia dengan meninggalkan ‘lembaran kelam’ yaitu beberapa tuduhan pelecehan anak. Sekilas terlintas adanya ‘ketidak bahagiaan’ dalam perjalanan hidupnya. Menjadi terkenal tidak otomatis membuat orang bahagia. Kebahagiaan yang sesungguhnya ada produk dari memiliki hubungan yang baik. Makanya jangan pernah mengorbankan hubungan hanya demi popularitas.


Jaga baik baik hubungan kita dengan Tuhan Sang Pemberi Kebahagiaan. Jangan lewatkan satu haripun tanpa kehadiran-Nya dalam hidup kita. Bicara kepadanya melalui doa atau lagu pujian. Rawat baik baik hubungan dengan pasangan dan anak anak anda. Merekalah aset paling mahal dalam hidup kita. Dan yang terakhir, perkaya pertemenanan dan persahabatan dengan saling menyapa. “Sahabat adalah harta karun yang paling berharga”. Lebih banyak sahabat, lebih banyak berkat. Berkat kebahagiaan, umur panjang dan makna kehidupan.



0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com