• Paulus Wiratno

JANGAN MENAHAN KEBAIKAN


Ada sebuah kalimat yang pernah kudengar dan sudah terpatri di hati ini. Kalimat itu telah mengubah perspektifku tentang hidup. ‘’Memang baik jadi orang penting, tetapi jauh lebih penting jadi orang baik”. Mengapa kebaikan itu tidak pernah usang? Karena setiap hari selalu ada yang memerlukannya. Coba keluar saja dari rumah, langkahkan kakimu, ikuti suara hatimu dan lihatlah orang yang ada di sekitarmu.

Lihatlah kakek tua penjual tempat tidur keliling. Dengan menaiki sepeda tua ia berkeliling kota menjual tempat tidur kayu. Siang itu ia berhenti di bawah pohon, mengusap keringat sampil mengatur nafas. Sudah dua hari dagangan belum laku. Setelah meneguk iar minum, kakek tua itu merebahkan tubuhnya. Ia mencoba melepas lelah setelah tiga jam menuntun sepeda mencoba menjual daganganya.


Entah kenapa tiba tiba langkah kaki menuntunku menemui kakek yang sedang berbaring di pinggir jalan itu. Dengan suara kembut aku mencoba membangunkannya. Mendengar suara nafasnya, hatiku berkata ‘ia perlu pertolongan’. Tanpa ragu tangaku merogoh dompet dari dalam saku. Setelah memberikan satu lembar warna biru aku berdoa untuk kesehatan sang kakek. Melihat ia tersenyum dan berucap ‘matur nuwun’ ada rasa bahagia yang tiba tiba menyelinap dalam dada.


Sepanjang siang setelah itu aku merenung. Jika aku yang menjadi kakek itu, sanggupkah aku menjalaninya? Berjualan tempat tidur dengan sepeda, setiap hari mengelilingi kota, tanpa ada kepastian pendapatan. Umur 65 seharusnya dinikmati bukan berjuang antara hidup dan mati.




Tanpa terasa airmata menetes, dan hatiku menjadi terasa lega. Ada sukacita karena bisa belajar apa arti hidup dan bagaimana menemukannya. Arti hidup akan datang saat kita berbagi kebaikan bukan saat mengumpulkan kekayaan. Jangan pernah menahan kebaikan untuk mereka yang berhak menerimanya.

49 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com