• Paulus Wiratno

JANGAN MENGHAKIMI

Lahir dalam kemiskinan tidak berarti akan selalu hidup miskin dan kekurangan. Sebaliknya lahir bergelimang harta kekayaan tidak otomatis mati dalam kelimpahan. Sejarah telah mencatat, ada orang yang lahir dalam keterbatasan namun sekarang menjadi milyuner kelas kakap. Maka jangan menggunakan masa lalu untuk menghakimi masa kini.


Lahir dalam keluarga yang saleh, bapak ibu aktivis gereja atau pelayan Tuhan tidak menjamin masa depan pasti aman dalam iman. Ada anak pendeta yang jadi preman, pembunuh dan koruptor. Sebaliknya, ada anak pencoleng yang akhir hidupnya mengagumkan. Ia menjadi hamba Allah yang memberkati banyak orang. Makanya jangan pernah menggunakan latar belakang masa lalu untuk menghakimi masa depan seseorang.


Manusia diberi kebebasan oleh Allah untuk mengubah nasib. Mau miskin, kaya, gagal atau berhasil semua adalah masalah pilihan atau sikap hidup. Benarlah kata orang bijak “Hidup mati memang ada di tangan Tuhan, tetapi antara hidup dan mati ada di tangan kita sendiri”. Saat ini mungkin Anda diijinkan kekurangan, hidup di kos-kosan, tetapi tanganmu yang rajin bisa mengubah nasib hidupmu.


Tuhan lebih tertarik dengan masa depan dari pada sejarah masa lalu kita. Untuk itu jangan biarkan masa lalu menghalangi langkah anda mencapai mimpi di masa depan. Pandai pandailah mendaur ulang pengalaman masa lalu supaya bisa melaju dan meraih mimpi.





0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com