• Paulus Wiratno

KETIKA IMAM PADA SELINGKUH

Para imam penasaran, mengapa doa mereka mentok di langit langit? Mezbah dipenuhi dengan air mata, tangisan, dan rintihan. Namun sorga tidak segera memberi jawaban. Ternyata, penyebabnya adalah ‘ketidak setiaan’. Sungguh mengejutkan. Inilah penyebab persembahan yang ditolak. Mengapa Allah tidak menerima persembahan mereka? “Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.”


Sungguh tragis dan memalukan. Di mana suara hati nuraninya? Hatinya sudah tumpul, ‘rai ghedeg’, alias ‘ndableg’. Bagaimana bisa berkhotbah di muka jemaat dan bicara kekudusan sementara menyimpan selingkuhan? Mereka pikir Tuhan bisa ditipu dan diajak main petak umpet. Menurut beberapa penafsir, para imam pingin punya isteri lebih dari satu seperti bangsa tetangga mereka. Lalu mulai ada yang punya ‘love affair’ sementara menjalankan tugas agama.


Urusan yang satu ini tidak bisa main main dengan Tuhan. Kesetiaan dengan pasangan hidup menjadi salah satu syarat ‘dipakai Tuhan’ dalam pelayanan. Tuhan membenci pengkhianatan, kekerasan dan perceraian. Maka jangan sekali kali melanggar bagian ini jika kita mau melayani Allah. Tidak peduli anda pendeta muda atau tua, punya jabatan atau tidak. Kesucian pernikahan harus tetap dijaga.


Pelajaran bagi kita semua yang melayani Tuhan. Awasilah pernikahanmu. Karena kualitas hubungan pernikahan menentukan kualitas kehidupan pelayananan. Jika hubungan dirumah sedang tidak baik, sebaiknya segera diperbaiki. Jika tidak, kita akan kehilangan ‘power’ dalam pelayanan. Jangan bikin malu Tuhan, kolega, keluarga dan anak cucu.



Jangan sampai apa yang dialami oleh para imam di kitab Maleakhi akan terjadi dalam hidup kita. Khusus untuk dosa yang satu ini, jangan sekali kali meremehkan Allah. Sudah banyak yang ‘mati mendadak’ atau ‘bunuh diri’ saat Tuhan menyingkapkan perselingkuhan yang ditutup rapat rapat. Karena tidak ada yang tersembunyi bagi Allah. Untuk pemimpin denominasi ‘jangan kompromi dengan dosa yang satu ini’. Menutupi ‘dosa perzinahan’ berarti sedang membiarkan rumah kayu dimakan rayap. Diam diam akan ambruk dan menyesal.


141 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com