LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

KHAWATIR ITU MELUMPUHKAN

”Benih yang jatuh di tengah-tengah semak berduri ibarat orang-orang yang mendengar kabar itu, tetapi khawatir tentang hidup mereka dan ingin hidup mewah. Karena itu kabar dari Allah terhimpit di dalam hati mereka sehingga tidak berbuah.”


Khawatir itu sangat berbahaya bagi pertumbuhan iman. Gara gara sering khawatir, iman bisa menjadi lumpuh. Firman tidak bisa berdampak dalam kehidupan. Padahal kualitas hidup kita sengat ditentukan oleh kualitas iman. Semakin kuat keyakinan semakin tenang kehidupan.


Vitamin penguat iman adalah firman Tuhan. Semakin banyak firman yang menjadi pewahyuan, semakin kuatlah iman kita. Meski sering mendengar firman, namun jika hati masih sering gelisah dan bimbang, maka firman tidak bisa memberi dampak. Lalu apa artinya KKR tiap hari, hari minggu dengar khotbah, tiap selasa ikut komsel, Rabu bible study, jika kuatir masih menguasai hati?

Maka sudah saatnya kita harus belajar menyerahkan semua kekuatiran kepada Allah.


Hati yang tenang adalah hati yang bebas kuatir. Hanya dalam ketemangan hati kita bisa mendengar suara Allah. Bukan hanya itu, “Hati yang tenang menyehatkan badan; iri hati bagaikan penyakit yang mematikan.” Maka untuk bisa membuat iman bertumbuh dan hidup sehat, lepaskanlah segal khawatir dan bangunlah iman anda.



Waspadai jika dalam hati masih terimpan rasa khawatir. Dan jangan pernah membiarkan rasa bimbang menyelinap di hati anda. Menyimpan kuatir sema seperti memegang pensil, kelihatannya tidak bermasalah. Namun jika anda memegang pensil dengan tangan kanan selama tiga bulan, maka tangan kanan bisa lumpuh dan tidak berfungsi dengan baik. Maka serahkanlah segala khawatirmu kepada Allah, karena Dialah yang memerdulikan kamu.




176 views