LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

LIDAH YANG BERBISA

“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:9)


Ada yang pernah bilang, ‘dipukul dengan rotan bisa sembuh dalam seminggu, namun ucapan yang melukai bisa dibawa sampai mati.’ Untuk untuk, waspadai ucapan anda, khususnya saat hati sedang panas dan emosi tinggi. Jika tidak bisa menguasai diri, perkataan kita bisa memyakiti orang orang yang anda cintai.


Dikisahkan ada seorang anak yang pernah dilecehkan dengan kata kata saat berada di dalam sehuah gereja. Setelah dewasa dan menjadi penguasa, ia menjadi kejam dan tega membunuh ribuan orang yang tidak bersalah. Semua itu akarnya adalah kepahitan lantaran ucapan yang merendahkan dan mengakitkan. Perkataan yang kotor seringkali bernada menghukum, menghina dan melecehkan. Sedangkan perkataan yang baik dan membangun bisa mendatangkan damai sejahtera dan kasih karunia. Satu kalimat yang baik bisa memulihkan hati yang sakit.


Dengarkanlah nasehat kuno yang masih relevan sampai hari ini. “Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”


Baru baru ini ada seorang wanita yang sering mengucapkan kalimat kalimat bernada menghina, membenci dan mengadu domba. Nasib wanita itu sangat kasihan saat ini. Ia harus mendekam di penjara karena tidak bisa memguasai lidahnya sendiri yang mengandung bisa. Ingatlah, lidah yang panjangnya 5 senti, bisa memenggal lehermu sendiri.



309 views