• Paulus Wiratno

MEMBERANTAS KORUPSI DENGAN MENAIKAN GAJI

Gaji penegak hukum dinaikan tidak menjamin bebas korupsi. Keserakahan itu bawaan lahir, siapapun yang sulit merasa cukup rawan melakukan korupsi. Realita bicara, yang ditangkapi oleh KPK adalah mereka yang gaji dan tunanjangannya cukup besar.


Korupsi bukan masalah ‘gaji kurang’ korupsi adalah masalah ‘mental kurang’. Mereka yang menjabat untuk ‘mengambil’ pasti akan menggunakan segala macam cara mencari ‘pulihan’. Ketika kekayaan jadi tolak ukur harga diri untuk menyedot penghargaan, orang akan berlomba lomba menambah aset demi penghormatan. Coba lihat daftar koruptor yang mendekam di penjara sekarang, mulai dari mantan menteri, gubernur, bupati, walikota hingga anggota DPR. Bukankah mereka pernah bergaji besar?


Korupsi adalah masalah rohani. Mereka yang menjunjung pentingnya kebersihan hati, tidak akan berani menilep uang rakyat. Jika mereka tahu bahwa ‘mengambil jatah rakyat miskin akan berurusan dengan Yang Maha Kuasa, seharusnya berhenti dan mebatalkan niat jahatnya. Namun mereka sudah dibutakan oleh ‘kekayaan’ sehingga tidak takut kepada Tuhan dan konsekwensinya. Jika mereka sadar bahwa korupsi itu berteman dengan kecemaran, penindasan, pemaksaan dan pembunuhan , maka sudah seharusnya mereka berhenti dan menjauhi tindakan yang tidak terpuji.


Solusi memberantas korupsi bukan dengan menaikan gaji, tetapi menaikan rasa takut akan Tuhan lebih dahulu. Membuka mata rohani, bahwa hilangnya kejujuran akan membawa malapetaka dan kehancuran. Negara yang kaya raya bisa menjadi miskin karena pemimpin yang miskin rohani. Sejarah mencatat, saat negara dipimpin oleh orang yang saleh dan baik, Allah memberikan kemakmuran dan keberkatan. Sebaliknya jika bangsa dikuasai oleh orang fasik, yang lahir adalah penderitaan dan kejahatan.


27 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com