• Paulus Wiratno

MEMILIKI KETABAHAN HATI

Apa yang telah membuat Abraham mampu menunggu begitu lama? Lebih dari 50 tahun ia menantikan kehadiran anak yang pernah dijanjikan oleh Allah. Hari demi hari ia menanti. Windu demi windu ia merindu. Akhirnya janji itu datang meski umur dan kondisi fisik sudah tidak berdaya. Setelah anaknya lahir dan bertumbuh menjadi remaja, Allah meminta supaya Ishak dipersembahkan sebagai korban. Apa yang membuat Abraham taat dan menjalankan perintah Allah-nya?


Siapa yang memampukan Yakub merantau meninggalkan ayah dan ibunya. Bekerja keras di rumah pamannya selama 14 tahun. Ditipu berkali kali, dieksploitasi, dibohongi dan perlakukan tidak adil. Dalam perjalanan menuju kampung halaman, hatinya dikuasai ketakutan akan kematian. Namun justru dalam kesulitan itulah Ia berjumpa dengan Allah dalam mimpi yang membuat sisa hidupnya berubah. Ia bukan lagi Yakub sang penipu, kini ia adalah Israel yang artinya Allah bersinar, Allah telah menampakan diri sebagai Tuhan.


Kekuatan apa yang telah membuat hati Yusuf setegar batu karang? Diperlakukan dengan kasar oleh kakak tirinya, dijual di pasar budak oleh saudagar Arab. Dibeli oleh Potifar sebagai pembantu rumah tangga. Difitnah oleh majikan dan masuk penjara selama 13 tahun dan sempat dikhianati oleh orang yang pernah ditolongnya. Ia punya kesempatan untuk balas dendam tetapi tidak melakukannya. Dalam penderitaan justru ia mengabadikan kesetiaan Allahnya dalam nama kedua putranya. Ia menjadi orang kedua di Mesir tanpa menggunakan perang, intrik politic, atau koneksi manusia.


Faktor utama keberhasilan orang orang di atas adalah hati yang tabah. Ketabahan membuat manusia berlaku setia meski menderita. Ketabahan memampukan orang terus berjuang meski banyak rintangan. Ketabahan memungkinkan manusia tetap mengasihi meski dibenci dan bahkan diancam mati. Ketabahan menolong kita tersenyum meski harus menelan kepahitan. Ketabahan membuat manusia menang melawan fitnah dan caci maki. Ketabahan.... Ya, ketabahan adalah vitamin kesabaran, dan kesabaran yang membuat kita tetap setia melakukan rencana-Nya.


Saudara-saudara! Kalau kalian mengalami bermacam-macam cobaan, hendaklah kalian merasa beruntung. Sebab kalian tahu, bahwa kalau kalian tetap percaya kepada Tuhan pada waktu mengalami cobaan, akibatnya ialah: kalian menjadi tabah. Jagalah supaya ketabahan hatimu itu terus berkembang sampai kalian menjadi sungguh-sungguh sempurna serta tidak berkekurangan dalam hal apa pun.





0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com