• Paulus Wiratno

MENGAKHIRI DENGAN PENYESALAN

Dr. Howard Hendriks pernah mewancarai 246 pelayan purna waktu yang jatuh secara moral dalam dua tahun. Hasil wawancara membuktikan adanya korelasi antara dosa zinah dan empat prilaku berikut ini.


Mereka tidak memiliki sahabat atau teman dekat yang diberi kesempatan untuk bertanya hal hal yang pribadi. Tidak memiliki kominitas untuk saling mempertanggung-jawabkan kehidupan pribadi. Ini berarti sangat penting sekali bagi setiap pemimpin untuk bergabung dalan ‘personal accountability group’. Sudahkah anda punya teman dekat yang bisa diajak untuk saling mengoreksi kehidupan pribadi.


Hal kedua yang membuat kaget adalah bahwa mereka tidak memiliki disiplin kehidupan doa yang yang baik. Tidak punya saat bersendirian untuk merenungkan Firman Allah. Makan benarlah yang dikatakan oleh Steve Farrar, “Pintu neraka tidak akan bisa menjatuhkan anda kecuali anda mengeluarkan diri dari zona perlindungan dan kuasa Allah”


Hal ketiga ini benar benar membuka mata kita semua sebagai pemimpin. Mereka yang jatuh dalam dosa zinah, 80 persen terlibat aktif dengan wanita yang bukan istrinya melalui konseling. Itulah sebabnya, jangan main main dengan yang satu ini. Tugas utama seorang pemimpin adalah membangun ‘pagar’ supaya tidak ada ‘seekor’ rubahpun yang akan merusak ‘kebun anggur’ kita. Jangan membiarkan perangkap atau jebakan yang menghancurkan pernikahan kita.


Kesombingan rohani adalah yang paling fatal. 246 pemimpin yang jatuh secara moral menyangka kalau dirinya tidak akan pernah jatuh dalam dosa zinah. Hai kawan kawan, jangan pernah berpikir bahwa kita kebak dosa zinah. Orang yang ‘menyenangkan hati Allah’ seperti Daud saja bisa jatuh. Waspadai prilaku rohani dan jaga hati.




0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com