• Paulus Wiratno

MODAL UTAMA HIDUP BAHAGIA

Kualitas hidup ini sangat ditentukan oleh kualitas pemahaman kita tentang iman dan bagaiamana kita mempraktekan man dalam kehidupan nyata.  Ibarat bangunan sebuah rumah, iman adalah pondasinya. Kekuatan dan keindahan rumah sangat ditentukan oleh pondasinya. Jika dasar bangunan tidak kuat, tembok jadi miring dan mudah ambruk saat diterjang angin. 


Penulis kitab Ibrani ingin memberikan ajaran betapa pentingnya peran iman dalam kehidupan sehari hari. Terjemahan ‘The Messege’ dengan jelas mengatakan bahwa “The fundamental fact of existence is that this trust in God, this faith, is the firm foundation under everything that makes life worth living. It's our handle on what we can't see.”  Meyakini bahwa Allah ada, dan segalanya diciptakan oleh Dia, membuat hidup lebih mudah dan lebih layak untuk dijalani.


Segala sesutu yang kita lakukan dalam kaitannya dengan Allah, harus dibangun di atas keyakinan bahwa Allah itu ada. Fakta membuktkan bahwa mereka yang hidup dengan iman memiliki kualitas hidup yang berbeda dengan mereka yang tanpa iman. "Karena beriman, maka orang-orang zaman lampau disenangi oleh Allah.” Maka jangan kaget jika kitab Ibarni mengatakan bahwa “Tanpa iman tidak mungkin kita menyenangkan atau berkenan kepada Allah”


Apa yang membuat persembahan Habel diterima oleh Allah? Bukan karena jumlah, jenis persembahan, cara mempersembahkan atau kualitasnya. Yang membuat persembahan Habil diterima oleh Allah, karena Habil mempersembahkan ‘dengan iman’.  “Karena beriman, maka Habel mempersembahkan kepada Allah kurban yang lebih baik daripada kurban Kain. Karena imannya itu, Habel diterima oleh Allah sebagai orang yang baik, sebab nyatalah bahwa Allah menerima persembahannya. Habel sudah meninggal, tetapi karena imannya itu, maka ia masih berbicara sampai sekarang.”


Anda tidak akan bisa berkomunikasi dengan orang lain jika tidak ada koneksi. Meskipun dengan handphone yang tercanggih dan termahal jika tidak ada internet atau signal, anda tidak bisa menggunakan  facebook, WA, Twiter, dll,.  Tidak peduli seberapa hebat suara pujian,  jumlah persepuluhan dan persembahan, jika tidak dilakukan dengan iman kepada Allah, sia sialah apa yang anda lakukan. Mengpa? Karena landasan komunikasi dengan Allah adalah iman.


"Tanpa beriman, tidak seorang pun dapat menyenangkan hati Allah. Sebab orang yang datang kepada Allah harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi balasan kepada orang yang mencari-Nya.


Ternyata cara terbaik untuk hidup berkenan kepada Allah bukan doa sehari 4 jam atau doa puasa 40 hari, membaca seluruh kitab suci setahun 3 kali. Yang membuat Allah berkenan kepada kita adalah hidup mengandalkan Dia dari detik ke detik, menit ke menit. Maka benarlah kata kitab Yermia.


"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."



82 views

Recent Posts

See All

BELAJAR DARI LAYANG LAYANG

Kelihatannya sederhana namun kaya dengan makna. Hampir semua orang tahu mainan layang layang, namun tidak semua pernah memainkannya. Waktu masih kecil, itulah mainan unggulan di musim kemarau. Saya se

AKU KUAT KARENA FIRMAN

Seorang janda dengan tujuh anak mengakui betapa besar berkat yang ia terima lewat pelayanan Radio Suara Kasih Papua. "Hidup ini terasa sangat berat setelah suami saya meninggal dunia. Saya tidak tahu

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com