• Paulus Wiratno

MUJIZAT TANPA ALLAH


Tidak semua mujizat berasal dari Allah. Waspadalah. Jangan pernah berpikir ‘pelayanan yang banyak mujizat’ pasti menyenangkan hati Allah. Fakta akhir jaman membuktikan “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


Sungguh sebuah tragedi yang sangat memalukan ‘menyembuhkan atau bernubuat demi nama Yesus, namun tidak dikenal oleh Yesus’. Bahkan disebut sebagai pembuat ‘kejahatan’. Bagaimana mungkin melayani disebut sebagai kriminal? Menggunakan nama Yesus untuk mendongkrak harga diri, mengeruk keuntungan, memperdaya wanita dan janda muda demi ego peribadi adalah kejahatan rohani.


Kita semua yang melayani harus jaga hati. Jangan sampai ‘melayani Yesus tetapi di ujung kehidupan kita ditolak oleh Tuhan Yesus. Jangan sampai mulut ini sering menyebut nama Yesus, tetapi nama kita tidak pernah disebut dalam buku kehidupan. Menggunakan pelayanan untuk popularitas, mengumpulkan kekayaaan, mendapatkan kekayaan adalah pengkhianatan terhadap panggilan.


Membuat mujizat palsu mengatasnamakan Tuhan adalah pelecehan terhadap kesucian nama Allah. Jangan heran jika Tuhan menolak kita di ujung kehidupan. Kasus ‘kebangkitan orang mati palsu’ di Afrika membuat presiden angkat bicara dan memberi warning kepada kita semua.


"Those who are doing things that are completely shocking, of trying to hoodwink the whole nation and saying that someone has been raised from the dead, it is actually bringing the name of the Lord, of God and of churches into disrepute

0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com