LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

AKHIR HIDUP YANG MEMALUKAN

Updated: Feb 25, 2019

Jangan pernah menggunakan penipuan untuk menutupi ketidak-taatan. Kesalahan terbesar yang pernah dilakukan oleh raja Daud adalah ‘menutupi’ dosa zinah dengan merekayasa pembunuhan Uria. Seorang panglima yang loyal kepadanya. Begitu setia pengabdiannya sampai merelakan dirinya terbunuh sebagai korban rekayasa.


Raja Daud berpikir bahwa dengan menghabisi nyawa Uria, skandal seks dengan Bethsyeba tidak akan pernah terungkap oleh mata manusia. Daud lupa bahwa sorga punya banyak mata yang selalu mengawasi prilakunya. Seorang nabi diutus oleh Allah untuk menegur dan memberi peringatan atas ketidak-taatannya.


Daud tidak pernah menyangka jika ‘mata liarnya’ yang dibiarkan mengembara akan membawa petaka bagi keluarga dan masa depan kerajaannya. Inilah sifat dosa. Dosa bisa membuat anda berakhir di tempat yang lebih jauh, menderita lebih lama, dan membayar lebih mahal dari apa yang dipikirkan. Jangan pernah bermain main dengan ‘dosa zinah’.


Sudah terlalu banyak korbannya. Mereka semua tidak menyadari bahwa kenikmatan yang hanya sekejap, bisa membuat penderitaan seumur hidup. Kebodohan yang singkat bisa membawa laknat dan ketidak taatan yang sementara bisa membawa sengsara bagi anak cucu yang tidak berdosa.


Jangan pernah melindungi ketidak taatan dibalik jabatan dan kekuasaan. Sehebat hebatnya anda menyembunyikan dosa, suatu saat Tuhan akan menyingkapkannya. Manusia bisa ditipu, data bisa direkayasa, media bisa diputar-balikan. Laporan bisa dibuat untuk menyengankan telinga. Tetapi dosa adalah dosa. Makanya jangan menutupi dosa dengan rekayasa kemunafikan. Percuma saja! Surga punya cara untuk mengungkap semua yang tersembunyi. Waspadalah.


“Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon. Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.” Bible






72 views