• Paulus Wiratno

BERILAH MAKA KAMU AKAN DIBERI

Updated: Sep 18, 2019

Yang namanya rejeki ilahi sulit dihindari. Berkat Tuhan datang tanpa diundang. Itulah yang kami alami kemarin siang, di jalan Pitt Street 122 Sydney. Berawal dari sebuah kunjungan persahabatn, beakhir dengan sebuah kesepakatan kerja sama jangka panjang untuk saling memaksimalkan panggilan hidup.


Saat kami sedang bercakap mengenai serba serbi hidup dan pelayanan, tiba tiba Jason membawa 3 kotak perhiasan mutiara bersalut perak dan emas. Tanpa basa basi ia langsung memberi perintah ‘Marliesye, pilih perhiasan mana yang kamu suka’. Tentu saja kami terkejut. Saat istri mulai melihat lihat sambil menentukan pilihan, tiba tiba ia membawa lagi satu kotak yang harganya special, satu buah kalung harganya 60 juta. “Please feel free to chose what you like”.


Setelah melihat dan menyentuh beberapa mutiara, pilihan jatuh pada kalung perak dengan mutira berwarna putih. Tanpa disangka, Jason mengatakan, “sekarang pilih tiga buah kaling lagi untuk orang orang yang kamu cintai.” Suasana berubah menjadi sedikit tegang menyenangkan. Dalam hati ada nyanyian “Aku diberkati...sepanjang hidupku diberkati”


Siang itu kami menunggalkan kantor ‘Opal Cuter’ dengan sukacita sekaligus beberapa tanda tanya. Tiba tiba istiku teringat apa yang telah ia lakukan sebulan yang lalu. Ia membeli 10 kalung emas sebagai hadiah untuk sepuluh wanita yang gelah setia melayani dan menjadi penolong suami dalam pekerjaan Tuhan. Kami tertawa dan teringat kebenaran “Give and you will be given”


Apa yang baru saja kami alami dan saksikan adalah peneguhan ‘mereka yang gemar memberi akan diberi.’ Yang namanya hadiah dari Allah terkadang datang tanpa didoakan, karena Dia maha tahu dan adil. Aku melihat istriku sangat bahagia saat memakai kalungnya dengan mutiara yang indah. Hanya sada satu pertanyaan yang tersisa sampai malam.


Malam itu aku bertanya kepadanya “mengapa kamu tidak mengambil kalum mutuara seharga 60 juta?” Jawabannya mengejutkan “aku tidak mau memangaatkan persahabatan”. Haleluyah, puji Tuhan. Hatikupun bersorak sorai karena nilai hidup yang ia miliki. Persahabatan jauh lebih penting dari uang, harta, permata atau kedudukan. Makanya jangan pernah memutuskan atau memanfaatkan persahabatan hanya demi harta atau keuntungan yang bersifat sementara.


“Berilah kepada orang lain, supaya Allah juga memberikan kepadamu; kalian akan menerima pemberian berlimpah-limpah yang sudah ditakar padat-padat untukmu. Sebab takaran yang kalian pakai untuk orang lain akan dipakai Allah untukmu." Bible




0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com