LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

UNTUK PARA AYAH

Kitab Amsal

memberi penjelasan saca mudah kehilangan segalanya dalam hidup adalah dengan ‘menelantarkan anak dan istri’ Kitab Amsal menjelaskan “Orang yang menyusahkan rumah tangganya, akan kehilangan segala-galanya. Orang bodoh akan melayani orang yang bijaksana.


Bagaimana seorang bisa menyusahkan rumah tangganya? Menurut bahasa asli kata menyusahkan atau trouble adalah ‘akar’ “meaning to cause trouble. It indicates stirring up resentment to bring about hatred or danger.”

Artinya menimbulkan geram atau kepahitan yang berujung dendam dan membahayakan kehidupan. Jangan heran kalau rasul Paulus menganjurkan kepada para ayah untuk tidak membuat anak anak mengalami kepahitan. Karena yang namanya kepahitan bisa mencuri sukacita, merampok harapan, dan membunuh masa depan.


Nasehat Sang Rasul untuk para ayah tertulis dalam kitab Efesus 6:4 “Saudara-saudara yang menjadi ayah! Janganlah memperlakukan anak-anakmu sedemikian rupa sehingga mereka menjadi marah. Sebaliknya, besarkanlah mereka dengan tata tertib dan pengajaran Tuhan.”


Jika tidak ingin kehilangan segalanya dalam hidup, nomer satukan pernikahan dan perhatikan rumah tangga. Kualitas hubungan menentukan kualitas kehidupan. Jika selama ini kita tidak memberi waktu, perhatian dan komunikasi dengan anak istri, sekaranglah saatnya untuk membaharui.


Tidak ada istilah terlambat. Tidak perlu malu dan terus menyesal. Tuhan bisa memulihkan hubungan, mengangkat kepahitan, menyembuhkan luka batin. Tuhan menunggu langkah iman anda untuk melangkah dengan penuh harapan. Lupakan san maafkan, rangkulah mereka dalam kasih dan pengampunan. Mulailah dengan lembaran baru.... janji? Laksanakan.

216 views