LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com

  • Paulus Wiratno

GILA KUASA

Orang yang gila kuasa mudah dikenali. Mereka ada di sekitar anda atau bahkan dalam diri anda. Perhatikan jalan hidupnya. Mereka peras keringat, siang jadi malam dan malam jadi siang untuk mengejar kedudukan. Setiap kesempatan dipakai untuk promosi diri demi menangkap jabatan. Ucapannya penuh dengan jargon jargon ‘kebaikan’ tetapi prilakunya sering bertentangan dengan perkataannya.


Sejarah membuktikan, “Pemimpin yang gila kuasa akan menghalalkan segala cara”. Kunjungan saya ke penjara Secuity 21 Cambodia, dua minggu lalu, membuka dan meneguhkan apa yang saya katakan. Tuan Polpot dan tentara Khmernya tega menghabisi 1.7 juta nyawa rakyat yang tidak bersalah. Waktu saya melihat ruang penyiksaan, kursi listrik, tiang gantungan, dan foto foto kematian serta tumpukan tengkorak manusia, hati ini sungguh marah dan terharu. Orang yang haus kuasa bisanya juga ‘haus darah’. Jangan biarkan orang gila kuasa berkuasa.


Mengapa orang gila kuasa tega menculik, memperdaya, dan menghabisi nyawa orang lain? Baginya kuasa adalah segalanya. Setelah berkuasa ia akn mencoba mati matian untuk terus berkuasa. Semua orang yang dianggap hebat bisa jadi saingan adalah ancaman. Ingat raja Saul? Waktu hiduonya dihabiskan untuk memburu Daud yang dianggap membahayakan tahtaNya. Yang gula kekuasaan akan mempertahankan kekuasaannya dengan segala macam cara. Kesukaamnya adalah cari kambing hitam, main ilmu hitam dan sering naik pitam. Waspadai orang semacam ini di sekitar hidup anda. Jangan ijinkan orang ini berkuasa.


Salah satu cara untuk mendatangkan damai di dalam dunia adalah dengan mengalahkan ‘Love of power dengan the power of love’ seperti yang dikatakan oleh Mahatma Gandhi “The day the power of love overrules the love of power, the world will know peace. Mahatma Gandhi” Pemimpin dipimpin oleh kasih sayang tidak akan menyalah-gunakan kekuasaan.


“Ya Allah ya Tuhan kami, berikanlah kami pemimpin yang penuh kasih sayang, bukan pemimpin yang gila kuasa. Kami merindukan hidup penuh damai bukan kebencian, kebersamaan bukan permusuhan, kecukupan bukan kekurangan.



90 views