• Paulus Wiratno

WASPADA POLITIKUS SONTOLOYO

Berpolotik harus pakai tata kerama. Jika tidak, yang lahir hanyalah kegaduhan, saling menghina, menjelekan lawan dan membenturkan akar rumput. Resikonya terlalu mahal, berbahaya dan bisa difanfaatkan oleh pihak ketiga. Jangan sampai apa yang saya baca benar benar jadi nyata ''Politikus sukanya membuat masalh, bukan menyelesaikan masalah".


Untuk semua pembaca renungan ini, waspadai mata, telinga dan hati anda. Jangan terlalu cepat menilai dan menghakimi pemimpin hanya dengan mendengar suara, janji janji politik atau

orasi yang berapi api. Jika dalam pidato terdengar nada kebencian, fiitnah, hoax, dan merendahkan sesama anak bangsa, seharusnya segera membuat keputusan memilih mana; yang santun atau yang sontoloyo.


Menurut buku The Heart of Leadership, keberhasilan seorang pemimpin 80% terletak pada karakternya, dan 20% keahliannya. Pinter pidato, orasi, kampanye tetapi suka bohong, pakai data palsu, mencela orang lain, orang macam begini akan membawa pada kehancuran bukan pada keberhasilan. Jangn memilih pemimpin karena terlanjur hutang budi atau terlanjur terima nasi bungkus.


Coba belajar dari negara negara maju, pemimpinnya adalah sosok yang sudah teruji oleh sejarah dan waktu. Pengalaman dan sepak terjang seorang pemimpin sangat perlu dicermati. Kalau track recordnya tidak menggembirakan, memalukan dan memprihatinkan, jangan terlalu cepat memilih dia. Pilihlah mereka yang taat dalam agama, optimis, merkayat, jujur dalam prilaku dan kata kata. Ia lebih mengedepankan rakyat, bukan partai atau keluarganya.

0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com