• Paulus Wiratno

WASPADAI RASA KHAWATIR

Pernahkah anda merenungkan ‘larangan dari TUHAN’ yang berbunyi “Janganlah kamu khawatir”? Sekilas terdengar mustahil namun manfaatnya sangat luar biasa bagi kesehatan jiwa raga dan roh kita. Bukan tanpa alasan Dr. Lukas menulis ajaran tentang ‘Jangan khawatir’ dalam pasal 12, karena sebagai dokter ia menyadari betapa ngeri dampak yang diciptakan oleh rasa khawatir. “Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Itu sebabnya Aku berkata, 'Janganlah khawatir tentang hidupmu, yaitu apa yang akan kalian makan, atau apa yang akan kalian pakai.'


Rasa khawatir yang bersarang di pikiran bisa membuat manusia menjadi serakah. Yang membuat orang kaya jadi bodoh bukan karena tidak pernah sekolah, tetapi karena tidak menyadari bahwa keserakahan membuat akal sehat menjadi tidak berfungsi. Kisah “Orang Kaya Yang Bodoh” dalam Injil Lukas adalah contoh yang sangat jelas bahwa rasa khawatir dan keserakahan membuat manusia kehilangan akal sehatnya. “Greed and worry are closely connected. Greed can never get enough, worry is afraid it will never have enough”


Pertengkaran dua wanita yang rebutan “Toilet Paper” di kota Sydney memberikan gambaran yang jelas betapa rasa khawatir bisa membuat manusia kehilangan akal sehat. Gara gara takut wabah “Virus Corona” banyak orang berebut ‘Toilet Paper’ sampai beradu otot di pusat pembelanjaan. Sampai hari ini saya masih penasaran ‘apa hubungan antara virus Corona dengan ‘toilet paper”?Waspadai rasa khawatitr dalam hidup anda. Karena khawatir bisa melumpuhkan sitem kekebalan tubuh dalam diri anda. Akibatnya mudah terserang penyakit dan kehilangan pengharapan hidup.


Hasil penelitian membuktikan bahwa stres bisa memperburuk sistem kekebalan tubuh. Saat anda mengalami stres, jumlah Sel T menurun dengan drastis, padahal sel inilah yang membuat anda tahan menghadapi berbagai penyakit. Bahkan saat anda menghadapi stress bisa mengakibatkan gagal jantung dll. “Research clearly shows that stress deteriorates our immune systems; people under constant or high stress show lower T cell counts, essential for immune response. Stress has a definite affect on fertility. Prolonged stress has been shown to affect the brain, making a person less able to respond to future stress. And stress also is related to sudden heart failure.”


Wabah virus Corona memang sedang mendunia, sudah banyak yang menjadi korbannys. Namun kita harus tetap yakin bahwa Tuhan masih berkuasa atas kehidupan umat-Nya di seluruh dunia. Jangan biarkan iman anda sirna gara gara melihat “Dunia Dalam Berita” Percayalah bahwa Allah masih menepati janji-Nya “Aku menyertai kamu sampainkesudahan jaman.” Tetap berjaga jaga, hidup bijaksana tetapi jangan lupa juga bahwa “Hati yang gembira adalah obat yang manjur”. Jangan biarkan rasa khawatir membuat kita melupakan janji Tuhan.


Jangan sampai gara gara terlalu khawatir terhadap virus Corona sampai akhirnya mengalami stres dan kekebalan tubuh menurun drastis. Akhirnya kita mudah terserang penyakit karena kekebalan tubuh hilang. Tetap jaga gaya hidup sehat, jaga kebersihan dan benyak berdoa dan memuji Tuhan. Hati yang gembira adalah obat yang manjur. Jangan biarkan rasa khawatir membunuh anda.



0 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com