• Paulus Wiratno

YESUS BANGKIT

Harapan yang tidak jadi kenyataan bisa membuat hati merana. Wajah muram kehilangan sukacita. Gairah hidup memghilang dan pikiran jadi linglung. Itulah yang dialamai oleh seorang pria dari kampung Emaus. Namanya Kelopas. Dari ucapannya terbukti bahwa hatinya sedang kecew berat.


Sumber kekecewaannya terungkap dalam ucapannya “Imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin bangsa kita menyerahkan Dia untuk dihukum mati, dan mereka menyalibkan Dia! Padahal kami mengharap bahwa Dialah yang akan membebaskan Israel! Dan hari ini hari ketiga semenjak hal itu terjadi.”


Waspadai hati anda, jangan sampai menyimpan kecewa terlalu lama. Saat anda kecewa, wajah anda kehilangan sukacita.

“Kalau harapan tidak dipenuhi, batin merana; kalau keinginan terkabul, hati bahagia.” Coba lihat mereka yang sedang kecew berat, wajahnya galau hati kacau dan mulut sering kesleo.


Kleopas tidak melihat dan tidak menyadari bahwa orang yang menyertai dia adalah Yesus sendiri yang baru bangkit dari kematian. “Mereka melihat Yesus, tetapi ada sesuatu yang membuat mereka tidak mengenal Dia.” Kasihan sekali. Orang yang sedang kecewa tidak bisa mengalami kehadiran Allah dalam hidupnya. Saat hati kita dikuasai oleh rasa kecewa, hati ini sulit merasakan hadirat Tuhan. Doa mentok di pangit langit. Yang ada hanya air mata dan rasa tak berdaya.


Untung saja Yesus segera membuka pikiran mereka dengan mengutup ayat firman yang menubuatkan kebangkitan. Bersekutu sambil makan malam bersama membuat Kelopas dan sahabatnya sadar bahwa mereka sedang berhadapan dengan Yesus yang menjadi sumber harapannya selama ini. Kesadaran itu membuat hati berkobar, semangat hidup pulih kembali dan mereka langsung berlari mengabarkan berita sukacita ‘He has risen’. Yesus sudah bangkit..

13 views

LC Intan II. Gang IV. no 1. Denpasar-Bali 80239

081337495094

©2018 by Paulus Wiratno. Proudly created with Wix.com